,

Bergaya Dengan Kacamata

Banyak orang memakai kacamata sebagai alat bantu penglihatan mereka. Lensa yang digunakan untuk kacamata itu sendiri umumnya menggunakan bahan dari plastik atau kaca yang kemudian dikaitkan dengan bingkai (frame).

Namun, tahukah kamu kalau kacamata pernah tercatat terbuat dari batu kristal dan tempurung kura-kura sebagai bingkainya oleh bangsa Cina? Pada saat itu kacamata dikenakan oleh bangsa Cina sebagai jimat keberuntungan atau untuk kepentingan penampilan.

 

Baca juga >> Tampil Modis Dengan Jeans

 

Kacamata digunakan untuk kepentingan penglihatan pada abad ke 13 ketika mulai dikenal di Eropa. Seiring berjalannya waktu, kacamata digunakan untuk beberapa hal.

Sekarang ini, kacamata dapat digunakan sebagai alat bantu penglihatan, pelindung mata dari cahaya matahari, menonton film 3D, atau untuk alasan fashion.

Di Grand Indonesia, kamu bisa menemui beberapa tenant yang menjual kacamata seperti Optik Melawai, Optik Seiss, OWL, Oakley, dll.

 

 

,

Tampil Stylish Dengan Sneakers

Pada era saat ini, sneakers menjadi tren yang tidak hanya digunakan untuk berolahraga tapi juga untuk gaya kasual sehari-hari. Tidak hanya nyaman, tetapi sneakers juga dinilai lebih trendy dan bisa cocok dipadukan dengan apa saja mulai dari jeans, rok, mini dress, bahkan sampai pakaian formal sekalipun.

Banyak model sneakers yang dapat ditemukan pada saat ini seperti low sneakers, high top sneakers, flat form sneakers, wedges sneakers, slip on sneakers dan masih banyak lagi. Lalu banyak pula brand-brand yang turut serta menjadi happening saat ini karena sneakers-sneakersnya yang unik. Brand tersebut adalah nike, adidas, puma, vans, converse, yang menjadi must have list anak muda saat ini.

Berikut contoh beberapa sneakers yang sedang hype dan bisa kamu jadikan referensi untuk kamu mix and match dengan gaya kasual kamu;

 

 

Di Grand Indonesia, banyak pilihan sneakers yang bisa kamu temui, mulai dari Nike, Puma, Asics, New Balance, dll.

 

,

Sejarah Bomber Jacket

Mungkin banyak orang tidak mengetahui awal mula keberadaan jaket bomber, bisa jadi mengetahuinya karena jaket bomber sempat viral dipakai oleh Presiden Indonesia Bpk Joko Widodo, atau bisa jadi karena kerabat mereka yang menggunakan jaket bomber.

Banyak dari pakaian pria berhubungan erat dengan sejarah militer. Dimulai dari kain bahkan kaos untuk pakaian luar, sebagian besar perlengkapan yang paling sering dipakai berasal dari pangkalan militer. Bagi mereka yang menggali sejarah jaket bomber sedikit lebih dalam, mungkin akan menemukan sejarah bahwa dahulu jaket bomber di militer tidak hanya berakar pada fungsi, tapi gaya dan desain. Salah satunya mungkin, Bomber jacket-atau MA-1 yang memiliki sejarah sangat lama. Dalam perjalanan lamanya yang membentang dari abad pertengahan ke-20. Berawal dari sebuah jaket yang paling cocok untuk musim dingin dan juga pakaian cockpits, jaket bomber telah menjadi menjadi pokok pakaian luar yang terlihat menghadirkan fashion tinggi bagi manusia modern. Berikut ini perkembangan jaket bomber dari pertengahan abad ke-20 hingga sekarang :

1940s The A-2 and B-15 standard
Jaket bomber yang digunakan oleh para perwira angkatan udara amerika
Sejarah Jaket Bomber
1949-1950 Enter the MA 1
Jaket bomber yang digunakan oleh para perwira angkatan udara amerika

 

Baca juga >> OJJU K-FOOD, Surganya Pecinta Keju

 

Mid 1950s Bombers public service
Jaket bomber yang digunakan oleh kepolisian di amerika ketika musim dingin
Sejarah Jaket Bomber
1980s The bomber jacket in Hollywood
Jaket bomber yang digunakan oleh pemain di hollywood. Bahkan artis ternama Tom Cruise pernah menggunakan jaket bomber sebagai propertinya dalam film TOP GUN.
Sejarah Jaket Bomber
2000s – Now The bomber meets the runway
Selanjutnya perubahan jaket bomber era-2000 an, sedikit mengalami perubahan.
Mulai dari jaket bomber yang polos tanpa emblem bahkan hingga style yang ada gesper/aksesoris talinya.

Di Grand Indonesia, kamu bisa menemui beberapa tenant yang menjual Jaket Bomber, seperti TOP MAN, ZARA, Mark & Spencer, Central Dept Store, dll.

,

Ojju K-Food, Surganya Pecinta Keju

Setelah sukses dengan kedua gerai nya, Ojju K-Food yang merupakan bagian dari GF Culinary Group, kembali membuka gerai ketiga di Grand Indonesia Mall, Sky Bridge level 3A pada 14 April 2017. Di tengah-tengah Korean Wave yang ramai di masyarakat Indonesia, Ojju K-Food hadir dengan menyajikan hidangan tradisional Korea dengan pengaruh modern western yang berawal dari sejarah Korean War pada era 1950an, dan tepat untuk dinikmati bersama-sama dengan keluarga atau kerabat.

 

Baca juga >> Sejarah Bomber Jacket

 

Bersamaan dengan opening di Grand Indonesia, Ojju K-Food yang mempunyai beberapa signature dish andalan seperti Budae Jjigae dan Rolling Cheese, kembali menghadirkan sebuah menu baru yang masih bertema keju yaitu Cheese Fondue. Menu ini hadir dengan 2 varian yaitu Tteokbokki & Sausage dan Chicken Finger & Fish. Customer bisa memilih sesuai dengan selera masing-masing. Untuk Tteobokki & Sausage, berkomposisi sesuai dengan namanya yaitu tteobokki, sosis dan sayuran yang penuh protein dan dilumuri gurihnya saus galbi khas Korea. Berbeda jenis, untuk varian Chicken Finger & Fish berisi

Honey Citron Chicken, Snow Fried Chicken, Rice Cracker Fried Fish, dan Potato Wedges yang bisa Anda celupkan ke dalam Cheese Fondue sepuasnya. Sama seperti hidangan utama lainnya, Cheese Fondue juga dapat dinikmati bersama-sama.

 

Menu andalan Ojju K-Food, yaitu Rolling Cheese sepertinya tetap menjadi favorit para penggemar Ojju K-Food. Dengan pilihan varian daging yang berbeda, pelanggan bisa memillih beef ribs, chicken drumstick, dan chicken wings. Lidah anda akan dimanjakan dengan gurihnya daging yang dibaluri dengan saus gochujang khas Korea. Rolling Cheese ini ditemani dengan potato wedges dengan lelehan keju mozzarella yang menjadikannya satu kesatuan yang sangat lezat di lidah. Customer bisa memilih tingkat kepedasan dari mild, spicy dan fiery spicy.

,

Menyantap Sushi di Itacho Sushi

Sekarang ini memang tak bisa dipungkiri bahwa masakan Jepang berkembang, banyak masyarakat yang menyukai berbagai menu makanan tersebut. Seperti sushi yang semakin menjamur di ibukota. Berbagai penyajian maupun jenisnya pasti tetap akan dicari orang untuk mencicipi sushi.

 

 

Itacho dalam bahasa Jepang yang artinya adalah master chef, menyajikan kurang lebih 50 macam sushi, agar para customer bisa memilih jenis sushi sesuai dengan kesukaan mereka. Dan untuk minuman khas Jepang pun juga disediakan, seperti sake dan bir Jepang.

Harga makanan di restoran ini dimulai dari Rp 20.000 hingga ratusan ribu rupiah. Misalnya untuk set sushi, avocado & softshell crab roll dengan harga satuannya Rpp 44.000,-, roasted fish dorsal seharga Rp 25.000,-, roasted red shrimp with cod fish caviar seharga Rp 49.000,-, blue fin tuna seharga Rp 31.000,-, salmon seharga Rp 10.000,-, steamed egg with crab seharga Rp 28.000,-, dan miso soup Rp 20.000,-.

Itacho Sushi berlokasi di Sky Bridge lantai 3A.

,

Tampil Modis Dengan Jeans

Di era seperti ini, jeans merupakan bagian dari tren, terutama di kalangan anak muda baik wanita maupun pria. Jenas memberikan kesan santai, rileks dan cool  bagi para pemakai-nya dan memang bahan jeans memberikan kenyamanan bagi para pemakainya.

Jeans juga tak hanya lazim digunakan sebagai bahan celana saja, namun juga berbagai jenis pakaian atau aksesori lainnya, seperti kemeja, rok, blazer, bahkan tas dengan keluaran berbagai merk. Tapi, tahukah anda asal mula dari celana jeans itu sendiri. Ini dia rangkumannya:

Jeans pertama kali dibuat pada tahun 1560-an di Genoa, Italia untuk keperluan angkatan laut karena bahannya yang kuat digunakan dalam kondisi apa pun. Pada tahun 1980-an, jeans mulai masuk ke Amerika Serikat (AS). Jika anda sangat mengenal jeans dengan merk Levi Strauss, dialah sang pemuda yang pada saat itu berusia 21 tahun asal Bavaria, Eropa yang memperkenalkan jeans pertama kali kepada para penambang emas di San Fransisco, AS

Di Grand Indonesia, ada beberapa store  yang menjual berbagai jenis jeans, seperti Levi’s, TopMan, GAP, dan masih banyak lagi yang bisa kamu temui di sini.

,

Cita Rasa Kari Khas Negeri Sakura

Tak mudah memilih satu dari banyaknya pilihan nasi kari khas Jepang yang ditawarkan di Curry House CoCo Ichibanya, Grand Indonesia West Mall Lantai 3A karena semua pilihan tampak menggugah selera.

Rasa pedas kari, disebutkan Grace bukan berasal dari cabai, melainkan dari lada bubuk khas Jepang alias tobikara. Tersedia lima level kepedasan kari  sebagai pilihan. Untuk anak-anak, ada pilihan mild yang tidak pedas sama sekali. Yang tak suka pedas bisa pilih rasa standar. Yang suka pedas, bisa menjajal level satu hingga lima. Tak usah khawatir salah pesan tingkat kepedasan.

 

 

Sejumlah menu favorit di resto itu ialah Chicken Cutlet & Vegetable Curry, Minced Beef Curry,  Cheese Hamburg Curry, Beef  Bacon Spinach & Srambled Egg Curry, dan Stewed Shrimp & Creaned Chicken Omelette Curry. Tersedia juga ragam pilihan salad, antara lain Egg Salad, Fried Chicken Salad, Corn Salad, dan Sausage Salad. Untuk topping, pengunjung juga dapat memilih antara lain sosis, udang, hamburg, keju, atau sayuran, tomat, ayam, dan telur.

Curry House CoCo Ichibanya di Grand Indonesia merupakan cabang pertama yang dibuka di Indonesia, pada 2014. Sejak didirikan tahun 1978 di Jepang, kini CoCo Ichibanya berkembang menjadi mata rantai bisnis kari Jepang terbesar di dunia, dengan lebih dari 1.400 cabang. Antara lain di Amerika Serikat, China, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Singapura, serta Filipina.

,

Fakta & Sejarah Menarik Tentang Lego

Apa kamu tahu, Grup Lego bermula dari sebuah usaha kerajinan kayu milik Ole Kirk Chiristiansen, di kota Billund, Denmark. Pada tahun 1916, Christiansen membeli sebuah toko kerajinan kayu di Billund yang telah beroperasi semenjak tahun 1895. Toko ini kebanyakan pekerjaannya adalah membantu pembangunan rumah dan pembuatan mebel kayu, serta memiliki beberapa orang pegawai.

Toko tersebut terbakar pada tahun 1924, terjadi karena api yang dinyalakan oleh kedua putra Christiansen membakar beberapa hasil kerajinan kayu disana. Ole Kirk kemudian membangun usaha kerajinan kayu yang lebih besar, dan berusaha memperluas bisnisnya lebih jauh lagi. Saat Depresi Besar terjadi, Ole Kirk tinggal memiliki sedikit pelanggam dan harus berkonsentrasi pada proyek-proyek yang kecil. Ia memulai memproduksi versi miniatur dari produk-produknya sebagai pembantu rancangan. Model-model miniatur tangga dan papan setrikaan inilah yang menginspirasinya untuk memulai memproduksi mainan.

Pada 15 Juni 2016, LEGO membuka toko ke-empatnya di Grand Indonesia yang berlokasi di West Mall lt 2. Berbagai macam LEGO kamu bisa temukan di sini, seperti LEGO Minifigure, LEGO Creator, LEGO Batman dan masih banyak lagi produk menarik lainnya yang ada di sini. Toko ini sangat ramai dikunjungi oleh visitor Grand Indonesia, karena para kolektor LEGO senang menghabiskan waktu di sini untuk mencari koleksi yang sedang ia cari maupun bertukar pendapat dan informasi dengan visitor lain perihal LEGO.

,

Nostalgia dengan Menyantap Hidangan Seafood di Jun Njan Grand Indonesia.

Jun Njan Seafood Restaurant, seperti namanya, tentunya restoran ini menyajikan seafood sebagai bahan utamanya. Restoran yang bernuansa Chinese ini memiliki interior yang modern kontemporer dengan warna merah menawan ketika memasuki restoran ini menghadirkan kenyamanan tersendiri kepada para pengunjung. Dibalik kemegahannya, restoran yang berada di West Mall Grand Indonesia lantai 3A ini memiliki historical yang cukup menarik untuk diulas.

Restoran ini pertama kali buka pada tahun 1956, dengan semangat membuka usaha sepasang suami istri, yaitu Tjoe Foek Lin dan istrinya Wong Njan Tjhoei memulai usaha restoran dari sebuah kedai di Tanjung Priok. Jun Njan yang terdiri dari dua suka kata, dimana Jun dalam Chinese merupakan Yong yang berarti ‘selamanya’ dan Njan dalam Chinese merupakan Yuan yang berarti ‘sumber’. “Pemilihan nama Jun Njan dimaksudkan agar kita tidak melupakan darimana kita berasal (leluhur).” ungkap Bobby Chandra, Direktur Jun Njan yang merupakan generasi ketiga pengurus restoran ini.

 

 

Restoran Chinese dengan bahan Utama seafood yang telah mengalami proses akulturasi dengan selera orang Indonesia ini ternyata menjadi salah satu restoran favorite pada zamannya. Sejumlah tokoh nasional dan pejabat kala itu sering menyantap seafood di restoran ini, seperti Adam Malik, Ali Sadikin (Gubernur pertama Jakarta), dan bahkan Megawati Soekarnoputri sering berkunjung untuk menyantap makanan di restoran ini.

Bertahan hingga 1977 di Tanjung Priok, pasangan ini memindahkan kedai Jun Njan tersebut ke daerah Batu Ceper Gajah Mada yang masih dapat dikunjungi hingga sekarang. Dengan pemegaran interior tetapi tidak meninggalkan unsur tradisional, restoran ini pun mempertahankan menu-menu terdahulu dari pertama restoran ini dibuka. Bumbu dan racikan khas ala Jun Njan yang didapat dari resep keluarga turun menurun menjadi daya tarik mengapa restoran ini menjadi tujuan para pengunjung karena tidak dapat ditemukan atau dirasakan di restoran manapun.
Mendapat kepercayaan para pelanggannya dan atas desakan permintaan pasar, Jun Njan mengembangkan usahanya untuk memasuki pusat pembelanjaan. Dan pada tahun 2008 pertama kali Jun Njan memberanikan diri untuk membuka restorannya di mal Grand Indonesia. Saat ini Jun Njan telah memiliki 12 cabang yang tersebar di Jakarta, dua diantaranya terdapat di Bandung dan Surabaya. Ekspansi yang dilakukan untuk memasuki pusat pembelanjaan dirasa tepat untuk memperkenalkan nama Jun Njan menjadi lebih besar lagi.

,

Melihat atraksi Flamed di The Manhattan FISH MARKET

Restoran yang berlokasi diSkybridge Grand Indonesia lantai 3A ini turut menyemarakkan euphoria Christmasdengan menyuguhkan Lobster Fiesta. Dengan cita rasa American-style seafood, restoran ini menyediakan 4 menu specialpromo premium yang dapat dinikmati bersama keluarga, teman-teman, dan yangterkasih di penghujung tahun 2016.

Pengunjung dapat menikmati DoubleLobster Platter yang menggunakan metode flamingdi depan customer, dua lobster denganpenyajian yang berbeda dipadankan dengan grilledcheesy Cajun Chicken Breast dan FriedCalamary, serta Kerang dengan bumbu GarlicHerb. Menu platter ini tentu dapat dinikmati secara sharing bersamakeluarga.  Selanjutnya, Lobster Fish ‘nChips dengan creamy herb sauce,macaroni Aglio olio dan tentunya yang menjadi unggulan Fish ‘n Chips dapatdijadikan pilihan. Belum lagi, Tangy Lobster Pasta yang disajikan dengan AglioOlio dengan saus tangy akan memanjakan lidah pengunjung. Dan pilihan lainnya,sajian lobster dipadankan dengan nasi garlicherb dan saus tomat rebus menghasilkan citarasa asam manis terdapat padamenu Lobster Bouillabaisse.

Setiap tahun The Manhattan FISH MARKET selalu menawarkanpromo untuk menyambut Christmas & tahun baru. Tahun ini Menu Lobster Fiestamenjadi menu andalannya yang mana dapat dinikmati secara bersama-sama dengankeluarga, teman-teman, dan yang terkasih. Selain itu, pengunjung dapatmenikmati menu Lobster Fiesta selama periode 11 Desember 2016 – 15 Januari2017. Menu lobster ini ditawarkan dengan harga mulai dari IDR 129.

Saat ini The Manhattan FISHMARKET telah memiliki 5 outlet, gerai pertama di buka di Grand Indonesia.Keunggulan yang dirasakan pengunjung ketika menyantap hidangan di restoran ini,yaitu selain menikmati hidangan yang memanjakan selera tentunya atraksi flamingyang menghibur dilakukan di depan pengunjung. Dan yang membedakan restoran Fish‘n Chips ini dengan yang lainnya, yaitu menu di restoran ini tersedia dengan 5metode cara memasak, yaitu Flamed,Grilled, Poached, Baked,dan Fried.