,

Agar Lelaki Tetap Percaya Diri dengan Parfum Aroma Bunga

Wewangian dengan aroma bunga mungkin memberikan kesan yang pas bagi pria. Padahal seharusnya tidak perlu khawatir, karena bunga telah menjadi wangi dasar parfum sejak zaman Mesir kuno.

Seorang blogger mengenai parfum, Denyse Beaulieu mengatakan bahwa pria-pria di Negara barat cenderung tidak percaya diri untuk menggunakan wewangian beraroma di luar kebiasaan, seperti aroma bunga karena takut dianggap kurang jantan. Padahal di timur tengah, pria menggunakan wewangian apapun yang mereka inginkan, bahkan aroma mawar cukup populer di sana.

Di Perancis, pria kebanyakan menggunakan parfum beraroma fougere atau seperti pakis, yang merupakan campuran dari coumarin dengan citrus, lavender, geranium, damar, kasturi dan oakmoss. Pada abad ke-17 saat Raja Louis XIV berkuasa, pakaiannya disemprotkan wewangian yang bernama Aqua Angeli yang terbuat dari kelembak (aloes wood), pala, storax, cengkeh, benzoin, air mawar, melati, bunga jeruk, dan kesturi (musk).

Bunga mawar sendiri juga merupakan wewangian yang digunakan untuk ritual keagamaan. Di Bacchanalia pada masa kekuasaan Nero, parfum beraroma mawar mulai digunakan untuk perjamuan pada tamu.

Namun, salah satu alasan mengapa pria tidak bisa menggunakan aroma bunga lagi adalah ketika abad ke-19 di mana borjuis sedang berkembang. Pria menggunakan stelan jas berwarna hitam dan dilarang tampil centil dan seduktif, serta wewangian yang boleh mereka gunakan hanya lavender yang dianggap merupakan aroma kebersihan dan maskulin.

Seiring berjalannya waktu, larangan tersebut sudah mulai tidak berlaku. Kini, banyak pria yang menggunakan parfum beraroma bunga seperti para musisi Keith Richards, Tommy Lee, atau pelaku film, Clint Eastwood, Pierce Brosnan maupun Russell Crowe. Tahun 2012, Boss dari Hugo Boss mengeluarkan parfum yang mengandung aroma geranium dan anyelir yang kemudian menjadi 10 parfum pria paling populer.

Nick Smart dari Agence de Parfum menyarankan bagi para pria untuk masuk ke dalam dunia parfum beraroma bunga, khususnya bunga mawar. Menurutnya, aroma mawar banyak terlibat dalam wewangian pria, dan aroma mawar tetap menarik dan adiktif bagi pria seperti wangi mawar bagi wanita.

Beberapa aroma mungkin terasa tidak begitu familiar bagi lelaki, namun semakin lama aroma apapun bisa terasa lebih fleksibel untuk digunakan oleh pria. Para pembuat parfum kini pun tidak terlalu membatasi aroma parfum berdasarkan gender. Bahkan ada beberapa aroma bunga yang terasa agak maskulin untuk wanita.

Jadi kini Anda para pria tidak perlu khawatir untuk menggunakan parfum beraroma bunga, karena dengan parfum yang tepat dengan kepribadian dan penampilan Anda, wangi bunga mawar sekalipun akan terasa cocok dan membuat penampilan Anda tetap percaya diri. Untuk berbagai parfum pilihan, Anda dapat berkunjung ke Crabtree & Evelyn, Grand Indonesia Lt. 3 dan dapatkan aroma yang sesuai dengan keinginan Anda.